SBY issues another ‘paper tiger’ to fight graft
Bagus BT Saragih, The Jakarta Post, Jakarta | Mon, 05/16/2011 11:35 PM A | A | A |
President Susilo Bambang Yudhoyono issued an instruction comprising action plans to eradicate and mitigate corruption, which was met with criticism given the increasing number of graft cases in his administration.
A presidential instruction signed by Yudhoyono last week ordered all state elements — especially the National Police, the Attorney General’s Office, the Law and Human Rights Ministry, the Finance Ministry, and the presidential Judicial Mafia Taskforce — to speed up investigations into corruption and intensify measures to prevent corruption practices.
Zainal Arifin Muchtar, the director of Gadjah Mada University’s Center for Anticorruption Studies expressed concerns that this could be another “paper tiger”.
“A series of instructions have been released but the government has failed to publicly present the results of previous instructions,” he added.
This is the third presidential instruction on corruption issued by the President this year, part of a long series of regulations, instructions and decrees he has issued since coming to power in his first term in 2004.
In January, Yudhoyono signed a presidential instruction focusing on accelerating investigations of tax fraud cases and corruption at the tax office. It was issued in the wake of a highly publicized tax graft case centering on former tax official Gayus H. Tambunan, which implicated law enforcement officials, a judge and senior tax officials.
Vice President Boediono, appointed to lead and monitor the implementation of both instructions, claimed the instructions were concrete developments of the government’s efforts to curb corruption.
Supporters claim this latest instruction expands on the country’s 2006 ratification of the UN Convention Against Corruption (UNCAC).
“We don’t want to focus only on cases. These instructions are aimed at addressing more fundamental aspects in order to create systematic measures. The government wants to stop corruption at its roots,” Boediono said in a statement.
He acknowledged that the instructions focused on prevention rather than enforcement, “to address the root problems in order to establish a cleaner government”.
The latest instruction contains 102 action plan points addressing six areas: prevention, enforcement, harmonizing law and regulation, recovery of assets from acts of corruption, international cooperation and coordination mechanisms.
Indonesia scored 2.8 out of 10 on Transparency International’s latest Corruption Perception Index. The survey ranked Indonesia 110th out of 178 countries in 2010.
Vice presidential spokesman Yopie Hidayat said the series of presidential instructions would help the government reach its target of scoring 3 next year and 4.8 by 2014.
An increasing number of graft cases, however, have grabbed headlines and are under investigation by the Corruption Eradication Commission (KPK), triggering criticism of the government’s claims. Some of the cases implicate key figures are close to those in power.
Indonesia Corruption Watch (ICW) coordinator Danang Widoyoko said the 2005 National Action Plans on Corruption Eradication failed to curb corruption and warned the government not to repeat such failures.
“[New regulations] contain more or less similar content to older ones, which lacked a strong and clear enforcement and monitoring mechanism,” he said. “Commitment is the most essential element to implementing the rules, otherwise these instructions are merely political tools to make Yudhoyono look good.”
Sabtu, 04 Juni 2011
DIRECT DAN INDIRECT SPEECH
Ada dua cara untuk mengungkapkan apa yang seseorang katakan yaitu: langsung (direct) dan tidak langsung (indirect/reported).
Pada kalimat langsung, kita mengulangi ucapan pembicara (speaker) sama persis. Kalimat langsung biasanya digunakan dalam percakapan di dalam buku, drama, ataupun dalam tanda kurung.
Contoh:
He said, ‘I have lost my umbrella.’
Kalimat langsung (direct) mempunyai dua bagian, yaitu: reporting sentence dan reported sentence. Reporting sentence adalah klausa yang berisi siapa yang berbicara, sedangkan reported sentence adalah klausa yang berisi apa yang dibicarakan.
Contoh:
Mike said, “I will come to your house.”
reporting reported
Contoh:
He said, ‘I have lost my umbrella.’
Kalimat langsung (direct) mempunyai dua bagian, yaitu: reporting sentence dan reported sentence. Reporting sentence adalah klausa yang berisi siapa yang berbicara, sedangkan reported sentence adalah klausa yang berisi apa yang dibicarakan.
Contoh:
Mike said, “I will come to your house.”
reporting reported
Sedangkan, pada kalimat tidak langsung (indirect), kita mengungkapkan maksud ucapan pembicara dengan ungkapan yang tidak sama persis.
Contoh:
He said (that) he had lost his umbrella.
Contoh:
He said (that) he had lost his umbrella.
PERUBAHAN KALIMAT LANGSUNG (DIRECT) MENJADI TIDAK LANGSUNG (INDIRECT)
A. Kalimat pernyataan (statement) pada kalimat tidak langsung (indirect)
Perubahan direct menjadi indirect pada statement ditandai dengan ‘that’.
Kalimat langsung yang reporting sentence-nya memiliki verb dalam bentuk present tense (simple present, present continuous, and present perfect atau future tense) maka tidak ada perubahan tenses pada reported sentence dalam bentuk tidak langsung (indirect). Ini biasanya terjadi apabila:
1. Melaporkan suatu percakapan yang masih berlangsung
2. Membaca surat dan melaporkan apa isi surat tersebut
3. Membaca perintah dan langsung melaporkannya pada waktu tersebut
4. Melaporkan pernyataan yang sering muncul
Contoh:
Direct
• John (phoning from the station), “I’m trying to get a taxi.”
• Siska says,” The sun rises every morning.”
Indirect
• John says that he is trying to get a taxi.
• Siska says that the sun rises every morning.
Namun demikian, kalimat tidak langsung biasanya diawali dengan verb lampau (past tense). Pada hal ini, verb pada reported sentence harus diganti dengan turun satu level. Perubahan tenses tersebut dapat dilihat dalam tabel yang ada di bawah ini:

Kalimat langsung yang reporting sentence-nya memiliki verb dalam bentuk present tense (simple present, present continuous, and present perfect atau future tense) maka tidak ada perubahan tenses pada reported sentence dalam bentuk tidak langsung (indirect). Ini biasanya terjadi apabila:
1. Melaporkan suatu percakapan yang masih berlangsung
2. Membaca surat dan melaporkan apa isi surat tersebut
3. Membaca perintah dan langsung melaporkannya pada waktu tersebut
4. Melaporkan pernyataan yang sering muncul
Contoh:
Direct
• John (phoning from the station), “I’m trying to get a taxi.”
• Siska says,” The sun rises every morning.”
Indirect
• John says that he is trying to get a taxi.
• Siska says that the sun rises every morning.
Namun demikian, kalimat tidak langsung biasanya diawali dengan verb lampau (past tense). Pada hal ini, verb pada reported sentence harus diganti dengan turun satu level. Perubahan tenses tersebut dapat dilihat dalam tabel yang ada di bawah ini:
Contoh Kalimat :
- Direct : Hamid said to Andi, "Do not disturb me!"
- Direct : Clinton said, “I am very busy now.”
Indirect : Clinton said that he was very busy then.
- Direct : He said, “ my mother is writing letter.”
- Direct : He said, “I am unwell.”
- Direct : He said, “ my mother is writing letter.”
Senin, 23 Mei 2011
CERITA HIDUP
Bila suatu saat nanti..
Aku pergi tinggalkan kamu..
Janganlah kau tangisi aku..
Dengan kesedihan wahai sahabat..
Karena setiap tetes air matamu yang terjatuh..
Terdapat sesuatu yang amat sangat berharga..
Yang akan terbuang dengan sia-sia..
Yaitu suatu kumpulan cerita hidup..
Yang pernah kita jalani saat kita masih bersama..
Tapi iringilah kepergianku..
Dengan sebuah pancaran senyum..
Yang terindah dari wajah cantikmu..
Karena disetiap pancaran senyum indah darimu adalah..
Suatu ungkapan rasa syukur dan bahagiaku..
Karma aku telah di izinkan..
Tuk dapat mengenal dan mencintaimu..
Ini semua yang akan slalu menemaniku..
Sampai akhir perjalanan hidupku selamanya..
CARA MEMBUAT KUE BOLA-BOLA
BAHAN:
· Biscuit
· Air Matang
· Mesis
ALAT:
· Wadah Kecil
· Sendok Teh
CARA MEMBUAT:
· Campurkan beberapa biscuit dengan air hingga mengental dan aduk rata.
· Kemudian adonan dibentuk bola /bulat dan lumuri dengan mesis.
· Masukkan ke dalam lemari es.
· Kue siap disajikan.
Kamis, 05 Mei 2011
Tugas Terjemahan
In states which have a communistic system, private property and private enterprise are reduced to a minimum. They exist, but are limited to a small area of the economy. Karl Marx conceived of a world in which there would be no private property whatsoever. Communism in theory states that all property should belong to the state. In practice, however, the citizens of states like the USSR are permitted to have personal effects.
The important think about the communist system is its central planning. The state organizes the whole economic effort of the nation. A central authority with complete power decides what goods and services will be produced. The authority decides what quantities of goods will be produced, and also controls their quality, deciding how they will be distributed and what prices will be charged for them. In addition, the state provides all(or most of) the services which the citizens require. It is responsible for the economy, and is therefore concerned with methods of production as well as with quality and quantity. The national economy must be planned ahead over a number of years.
A Marxist economy is planned. The system is related to the needs of the state as a whole, not to the needs of the private person. The emphasis is on collective effort and not on personal effort, so that the individual is subordinated to the needs of the collective state.
Di negara-negara yang memiliki sistem komunis, hak milik pribadi dan perusahaan swasta dapat dikurangi hingga minimum. Mereka ada, tetapi terbatas pada daerah kecil perekonomian. Karl Marx disebut sebagai sebuah dunia di mana tidak akan ada milik pribadi apapun. Komunisme di negara-negara teori bahwa kekayaan semua harus milik negara. Dalam prakteknya,bagaimanapun, warga negara-negara seperti Uni Soviet di izinkan untuk memiliki efek pribadi.
Yang penting berpikir tentang sistem komunis adalah perencanaan pusat. Negara mengatur upaya ekonomi seluruh bangsa. Sebuah otoritas pusat dengan kekuatan lengkap memutuskan apa barang dan jasa akan diproduksi. Kewenangan memutuskan apa jumlah barang yang akan diproduksi, dan juga kontrol kualitas, memutuskan bagaimana mereka akan dibagikan dan apa harga akan dikenakan biaya bagi mereka. Selain itu,negara menyediakan semua (atau sebagian besar) pelayanan yang warga butuhkan. Hal ini bertanggung jawab bagi perekonomian, dan karena itu berkaitan dengan metode produksi serta dengan kualitas dan kuantitas. Perekonomian nasional harus direncanakan depan selama beberapa tahun.
Sebuah ekonomi Marxis direncanakan. Sistem ini terkait dengan kebutuhan negara secara keseluruhan, bukan untuk kebutuhan orang pribadi. Penekanannya adalah pada upaya kolektif dan bukan pada upaya pribadi, sehingga individu adalah subordinasidengan kebutuhan negara kolektif.
Yang penting berpikir tentang sistem komunis adalah perencanaan pusat. Negara mengatur upaya ekonomi seluruh bangsa. Sebuah otoritas pusat dengan kekuatan lengkap memutuskan apa barang dan jasa akan diproduksi. Kewenangan memutuskan apa jumlah barang yang akan diproduksi, dan juga kontrol kualitas, memutuskan bagaimana mereka akan dibagikan dan apa harga akan dikenakan biaya bagi mereka. Selain itu,negara menyediakan semua (atau sebagian besar) pelayanan yang warga butuhkan. Hal ini bertanggung jawab bagi perekonomian, dan karena itu berkaitan dengan metode produksi serta dengan kualitas dan kuantitas. Perekonomian nasional harus direncanakan depan selama beberapa tahun.
Sebuah ekonomi Marxis direncanakan. Sistem ini terkait dengan kebutuhan negara secara keseluruhan, bukan untuk kebutuhan orang pribadi. Penekanannya adalah pada upaya kolektif dan bukan pada upaya pribadi, sehingga individu adalah subordinasidengan kebutuhan negara kolektif.
Merindukan Kekasih
MERINDUKAN KEKASIH
Terpancar sudah suatu harapan
Yang tersimpan di lubuk hatiku
Akankah aku bisa menemukan
Suatu kasih sayang yang telah hilang…
Ku sangat merindukanmu kasih
Ku haus akan mencintaimu..
Oh Tuhan tolong tunjukkan padaku
Dimana letak keberadaan kasihku
Ku memohon kepadamu ku bersujud kepadamu
Tuhanku…
Oh kasih tolong datanglah padaku
Walau hanya dalam mimpi indahku
Ku ingin menyentuhmu ku ingin memelukmu
Kasihku..
Akan waktu yang akan menemukan
Suatu kasih sayang yang telah hilang..
Langganan:
Postingan (Atom)